Norma dan Etika Pada Bidang Produksi dan Lingkungan
Pengertian Produksi adalah menghasilkan barang dan jasa baru sehingga dapat menambah
jumlah, mengubah bentuk, atau memperbesar ukurannya. Misalnya beternak dan
bercocok tanam. Produksi dapat diartikan sebagai kegiatan untuk meningkatkan
atau menambah daya guna suatu barang sehingga lebih bermanfaat. Misalnya
pertukangan dan kerajinan.
Tujuan Produksi antara
lain:
a. Memperbanyak
jumlah barang dan jasa.
b. Menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas
tinggi
c. Memenuhi
kebutuhan sesuai dengan peradaban
d. Mengganti
barang-barang yang rusak atau habis
e. Memenuhi
pasar dalam negeri untuk perusahaan dan rumah tangga
f. Memenuhi pasar internasional guna Meningkatkan
kemakmuran.
Dalam etika bisnis yang perlu kita perhatikan adalah:
1. Nilai Nilai merupakan aturan main yang dibuat pengusaha
dan menjadi patokan dalam berusaha
2. Hak dan Kewajiban Pengusaha yang mengerti etika akan
meminta haknya sebagai pihak yang mendapat keuntungan dari hasil usaha, namun
ia juga memahami kewajibannya. Misalnya menggaji karyawan, membayar pajak dan
sebagainya.
Contoh Kasus :
Di sektor industri, banyak teknologi dan cara produksi baru yang
berkembang untuk meningkatkan produktivitas ekonomi, seperti mengganti
tenaga manusia dengan tenaga mesin agar hasil produksi meningkat dan
pendapatan meningkat.
Di bidang lingkungan, pembuangan limbah B3 dari perusahaan industri harus disesuaikan sebagaimana aturan yang ada agar lingkungan sekitarnya bersih dari limbah pabrik tersebut.
Di bidang lingkungan, pembuangan limbah B3 dari perusahaan industri harus disesuaikan sebagaimana aturan yang ada agar lingkungan sekitarnya bersih dari limbah pabrik tersebut.
Sumber : http://www.slideshare.net/UniSrikandi/etika-bisnis-dalam-lingkungan-produksi
http://www.slideshare.net/DianAnisaPutri/modernisasi-dan-globalisasi-contoh-nyata-di-segala-bidang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar