Desain :)

Desain :)

Jumat, 24 Desember 2010

Tugas Softskill Kuliah

ADAT DI LINGKUNGAN SKITAR

Adat dilingkungan skitar sangat mempengaruhi. Positif negatifnya banyak belajar dr hal tersebut. dilingkungan kampus, rumah dan diluar lainnya. hemmm, kondisi sekarang banyak orang cenderung mengarah pada karakter yang aroga , tidak punya hati, smua hanya demi kekuasaan, kemenangan dan keuntungan. Padahal orang ingin smua bersatu dengan kedamaian, toleransi, tidak ada kributan dalam hal kcil apapun, selalu rendah hati. tapi rasanya kbiasaan itu sudah mulai di kalahkan dgn emosi yg tinggi. Mulai dari sekarang, kita harus bisa menghilangkan kebiasaan buruk dalam diri yg hanya buat kita nantinya jd manusia yg sia-sia dan tidak memperoleh apapun . Usaha itu memang perlu tp gmn caranya kita mnikmati plihan yg sudah kita pilih dgn trus memberikan peningkatan yg makin baik . cheers ^_^

Positif Dalam Diri ^^

Manusia di bumi di ciptakan bukan untuk kaya gini-gini aja. Tapi gimana caranya mau belajar dari suatu masalah untuk memperoleh hasil dengan memanfaatkan waktu 24jam yang kita punya dengan bijak. hemm, jadi kita harus percaya sama diri sendiri dulu baru bisa percaya sama orang lain. sayang sm diri sendiri dulu baru sayang sama orang lain. kalo kata Max Gunther, penelititi dr USA : orang yang beruntung adalah orang yang bersemangat bersungguh-sungguh dan berani dalam melangkah. karena hoki bukan ditentukan oleh garis tangan, tapi dari sikap kita. Jadi keinginan saya untuk meraih kesuksesan sangat besar, emang sih godaan untuk bermalas-malasan itu lebih besar banget. tapi karna yg bisa ngerubah itu hny diri sendri, mulai dari sekarang harus lebih bisa di kontrol dalam segala hal. semangatin diri sendri itu lebih bagus. hehe tapi tetap harus peka sama keadaan yahhh ^^

Minggu, 17 Oktober 2010

Tugas Softskill Kuliah

Budaya Dalam Perkuliahan....

 Budaya dalam perkuliahan tidak lepas dari tradisi dari sebuah Kampus / Universitas tersebut. Setiap Universitas biasanya mengadakan pertukaran pelajar dari suatu negara agar mereka dapat memperkenalkan budaya sekaligus ajang pariwiata bagi mahasiswa yang melakukan pertukaran. Mengenai pariwisata di kalangan akademisi masih sangat minim. Padahal pariwisata dan budaya adalah salah satu kekayaan yang tidak boleh dilupakan. Jangan sampai setelah diklaim negara lain.
Hal yang paling mudah dilakukan mahasiswa adalah dengan menyisipkan kegiatan promosi ke dalam setiap agenda kegiatan mereka. Setidaknya mahasiswa bisa memperkenalkan seni dan pariwisata di daerah mereka kepada mahasiswa dari daerah lain yang hadir dalam kegiatan tersebut. Untuk skala internasional, keberadaan program pertukaran mahasiswa bisa juga menjadi ajang promosi pariwisata ke negara lain. bisa memperkenalkan pariwisata dan budaya kepada mahasiswa internasional yang ada di indonesia juga. Mahasiswa juga memegang peranan penting dalam promosi pariwisata dan kebudayaan di tingkat lokal dan nasional. Tidak perlu terpaku dengan bidang ilmu yang dipelajari, semua bisa ambil bagian dalam pelestarian dan promosi pariwisata.

Berita ini saya dapat dari situs , www.pikiran-rakyat.com !!!

- Menurut saya dari sisi positif :: budaya seperti ini positif skali karena membangun motivasi mahasiswa untuk lebih giat lagi mengejar prestasi serta sangat bermanfaat untuk pendidikannya. dan patut terus di dukung. apalagi untuk pertukaran pelajar tidaklah mudah , butuh wawasan yg luas & bersaing dengan banyak orang . :)

- Menurut saya dari isi negatif :: banyak mahasiswa yang kurang antusias dalam hal ini , terkadang mreka lebih cederung kurang aktif dalam pelajaran maupun kgiatan" positif lainnya yang ada di kampus . padahal hal" seperti itu membuat mereka kurang maju untuk berfikir & berprestasi .

Sabtu, 16 Oktober 2010

Tugas Softskill Kuliah

Manusia & Kebudayaan .....


Budaya

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian dan bangunan, dan karya seni. Budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Komponen
Berdasarkan wujudnya tersebut, kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama:
• Kebudayaan material
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.
• Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional.
Sistem Kekerabatan dan Organisasi Sosial
Sistem kekerabatan merupakan bagian yang sangat penting dalam struktur sosial. Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan. Anggota kekerabatan terdiri atas ayah, ibu, anak, menantu, cucu, kakak, adik, paman, bibi, kakek, nenek dan seterusnya.
Sementara itu, organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk. yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.

Bahasa
Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan (bahasa isyarat), dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.
Perubahan sosial budaya dapat terjadi bila sebuah kebudayaan melakukan kontak dengan kebudayaan asing.
Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan.

Ada tiga faktor yang dapat mempengaruhi perubahan sosial:
1. tekanan kerja dalam masyarakat
2. keefektifan komunikasi
3. perubahan lingkungan alam.
Perubahan budaya juga dapat timbul akibat timbulnya perubahan lingkungan masyarakat, penemuan baru, dan kontak dengan kebudayaan lain.

Kebudayaan Diantara Masyarakat
Sebuah kebudayaan besar biasanya memiliki sub-kebudayaan (atau biasa disebut sub-kultur), yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya. Munculnya sub-kultur disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya karena perbedaan umur,ras,etnisitas, kelas, aesthetik, agama, pekerjaan, pandangan, politik dan gender.
Ada beberapa cara yang dilakukan masyarakat ketika berhadapan dengan imigran dan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan asli. Cara yang dipilih masyarakat tergantung pada seberapa besar perbedaan kebudayaan induk dengan kebudayaan minoritas, seberapa banyak imigran yang datang, watak dari penduduk asli, keefektifan dan keintensifan komunikasi antar budaya, dan tipe pemerintahan yang berkuasa.

• Monokulturalisme, Pemerintah mengusahakan terjadinya asimilasi kebudayaan sehingga masyarakat yang berbeda kebudayaan menjadi satu dan saling bekerja sama.
• Leitkultur (kebudayaan inti): Sebuah model yang dikembangkan oleh Bassam Tibi di Jerman. Dalam Leitkultur, kelompok minoritas dapat menjaga dan mengembangkan kebudayaannya sendiri, tanpa bertentangan dengan kebudayaan induk yang ada dalam masyarakat asli.
• Melting Pot : Kebudayaan imigran/asing berbaur dan bergabung dengan kebudayaan asli tanpa campur tangan pemerintah.
• Multikulturalisme : Sebuah kebijakan yang mengharuskan imigran dan kelompok minoritas untuk menjaga kebudayaan mereka masing-masing dan berinteraksi secara damai dengan kebudayaan induk.

Kebudayaan Menurut Wilayah
Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, hubungan dan saling keterkaitan kebudayaan-kebudayaan di dunia saat ini sangat tinggi. Selain kemajuan teknologi dan informasi, hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi, migrasi dan agama.

Sumber : Wikipidea

Pendapat saya : antara manusia & kebudayaan harus bisa saling menyatu , manusia menjaga kebudayaannya agar tidak di klaim wilayah lain . serta wilayah lain tidak mencampuri kebudayaan wilayah lainnya . karena setiap wilayah memiliki kebudayaan yang seharusnya menjadi ciri khas stiap wilayah sehingga kebudayaan itu terus menjadi warisan budaya agar tidak mudah hilang begitu saja ke generasi seterusnya .

Kamis, 30 September 2010

At The Moment.....

remember in SHS !!!!!

kebersamaan anak-anak IPS di masa-masa sekolah at SMA BUDI MULIA. hemm , banyak belajar dari rasa solidaritas serta sling menyayangi & menghargai satu sama lain !!!! :) 

KANGEN sama :
> LILIES ANGGRAINI
> NOVIA ELITA
> RAHMA WULANDARI
> ZAHRA FADLILLAH

teman-teman satu kelas jg berkesan sih , tp gue paling deket sm 4'orang itu . HAHA ' :D

apalagi guru-guru di sekolah itu , sangat gue kagumi karena mreka selalu memperdulikan siswa siswinya . hehe uda kaya orgtua sndri di rumah !!!!!



masa-masa SMA , emg ngga bs dilupain gitu aja . karena byk memori lucu, nyebelin , sdih , senang ,  marah , bete & byk hal lainnya . hahahhaha ' :D



Senin, 27 September 2010

"PENGALAMAN PERTAMA MASUK UNIVERSITAS GUNADARMA"

Saya dita triastuti dr SMA BUDI MULIA CILEDUG . awal mulanya masuk gunadarma saya harus bolak balik ke tangerang depok buat ngurusin masuk kuliah di gunadarma sebagai mahasiswa baru. lalu saya serta mahasiswa baru lainnya mendapat informasi untuk datang mengikuti PPSPPT yang memang di wajibkan untuk mahasiswa baru agar mengetahui lebih dalam tentang kampus gundar. setelah PPSPPT, mahasiswa baru harus mengikuti ospek. dan pengalamannya lebih seru karena banyak yg di jaili kakak" BEM. sudah itu, menjadi lebih banyak kenal teman satu fakultas. walaupun sakit mag saya kambuh tapi tidak terasa karena kakak" BEM selalu bikin kita untuk tetap semangat saat berpuasa. :)

Hari pertama kuliah buat mahasiswa baru tgl 20 sept. hmp , awalnya saya bingung sih sama kelasnya karena saya masih tidak tahu. sampe saya harus nanya" kakak tingkat yang saya kenal di situ. tetapi saya beruntung bisa kenal sama teman baru yang baik dan nyaman buat di ajak ngobrol berbagai hal walaupun kita beda kelas. sampai akhirnya di kelas 1EA01 saya punya teman dekat di kelas 3 orang buat teman makan , main , serta belajar kelompok bareng !!!!! ^^,

Selama 1minggu awal mula pelajaran perkenalan sama dosen serta tata cara dosen mengajar & peraturannya buat mahasiswa, malah sudah di beri tugas. hemmm, jadi sibuk bikin tugas & nyari" via internet deh. tetap semangat serta ada niat untuk belajar. :D